Semua Tentang Kabel LAN Straight Dan Crossover

Tahukan Anda salah satu hal yang harus diketahui dalam jaringan adalah pengkabelan. pada postingan kali ini, Admin akan membahas pengkabelan yang merupakan hal dasar dalam jaringan. Mengapa pengkabelan dapat dianggap sebagai dasar dari jaringan ? pengkabelan dapat dikategorikan sebagai hal dasar dalam jaringan, karena dengan adanya teknik pengkabelan maka kita akan bisa membuat suatu jaringan, baik itu dari jaringan yang lokal sampai ke jaringan yang luas jangkauannya. Pada tutorial ini, kita akan fokus membahas mengenai kabel LAN Straight dan Crossover.

Banyak hal yang dapat dibahas mengenai pengkabelan, seperti fungsi, perbedaan, cara pembuatan, dan hal-hal lain. Karena banyak hal yang dapat dibahas, langsung saja disimak informasi di bawah ini.


1. Fungsi

Hal pertama yang akan kita bahas mengenai kabel straight dan kabel crossover adalah mengenai fungsinya. Kita dengar saja dari namanya yang berbeda, tentunya kabel straight dan crossover juga punya fungsi yang berbeda. berikut perbedaan fungsinya.

  • Kabel Straight : Kabel straight adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda. Misalkan :
    • Menghubungkan PC dengan Switch
    • Menghubungkan Switch dengan Router 
    • Menghubungkan Router dengan PC

  • Kabel Crossover : Kabel crossover adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis. Misalkan :
    • Menghubungkan PC dengan PC
    • Menghubungkan Switch dengan Switch
    • menghubungkan Router dengan Router


2. Jenis Kabel Dan Konektor Yang Dapat Digunakan



Untuk membuat kabel straight dan crossover ada 2 jenis kabel yang dapat digunakan, yaitu :

  • Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) : Kabel ini umumnya digunakan untuk pembuatan / konfigurasi jaringan di dalam ruangan (in door). Kabel ini sering digunakan dalam ruangan, karena kabel ini tidak terlalu kuat dan tahan jika digunakan di luar ruangan.
  • Kabel STP (Shielded Twisted Pair) : kabel ini umumnya digunakan untuk pembuatan / konfigurasi jaringan di luar ruuangan (out door). Kabel ini tentunya sering digunakan di luar ruangan, karena kabel ini punya day tahan yang sangat kuat, sehingga kabel ini tidak mudah rusak walaupun selalu terkena sinar matahari.


Untuk membuat kabel type straight dan crossover type konnektor yang digunakan adalah type konektor yang sama, yaitu konektor RJ45












3. Cara Pembuatan

Dalam pembuatan kabel type straight dan crossover hanya terdapat sedikit perbedaan, yaitu urutan warna dari ujung kabelnya. berikut adalah urutan warna dari setiap ujung dalam pembuatan kabel straight dan crossover.

  • Straight

Ujung 1 :
-putih orange
-orange
-putih hijau
-biru
-putih biru
-hijau
-putih cokelat
-cokelat

Ujung 2 :

-putih orange
-orange
-putih hijau
-biru
-putih biru
-hijau
-putih cokelat
-cokelat

  • Crossover

Ujung 1 :
-putih orange
-orange
-putih hijau
-biru
-putih biru
-hijau
-putih cokelat
-cokelat

Ujung 2 :

-putih hijau
-hijau
-putih orange
-biru
-putih biru
-orange
-putih cokelat
-cokelat



Dari urutan kabel diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa, perbedaannya hanya terletak pada 1 ujung. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa kabel type straight adalah kabel yang kedua ujungnya sama, sementara kabel type crossover adalah kabel yang kedua ujungnya tidak sama.

INFO : Pembuatan kabel LAN type straight dan crossover menggunakan kabel STP lebih susah dibanding pembuatan kabel LAN menggunakan kabel UTP, karena ukuran kabel STP lebih besar daripada kabel UTP, sementara konnektor yang digunakan typenya sama, yaitu konnektor RJ45.


Sekian tutorial kali ini, semoga dapat bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan ataupun di kritik silakan tulis di komentar. Sampai jumpa di postingan berikutnya.



3 Responses to "Semua Tentang Kabel LAN Straight Dan Crossover"